Jumat, 08 Mei 2015

Sholat Jamaah

Siang itu demikian terik. Tidak ada awan, langit bersih sehingga matahari dengan mudah memanggang siapapun yg tidak berteduh darinya. Kambing dan sapi nampak bermalas2an dibawah pohon trembesi. Tidak jauh dari tempat itu, ada sebuah langgar dekat sawah. Langgarnya pak Yai. Sengaja beliau memisahkan langgar tersebut dari komplek pesantren yg beliau pimpin, agar masyarakat bisa dengan mudah memanfaatkan. Biasanya 30 menit sebelum adzan, beliau sempatkan blakrakan ke luar pesantren untuk sekadar ngajak orang-orang yg belum pingin berjamaah. Pulangnya pun, beliau milih jalan muter, jauh.


Tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam rumah di sebelah mulut gang.
“Son…!!!, Sooon…!!!, Soooooon… !!!”
“Kamu manggil sapa Mul?”
“Soni, itu anak saya yg main disawah seberang, yang pakek celana Ijo itu Pak Yai. Dia itu nggregetno. Dipanggil-panggil, padahal dengar, tapi nggak ngreken sama sekali.”
“Emang mau kamu suruh apa?”
“Mau saya suruh makan. Susah-susah dimasakkan kesukaannya, sama ibunya. Begitu mateng, dipanggil2 gak nyahut. Padahal, kalo sudah ngrasakan, tanduk sampek 3x. Kl minta macem-macem, sak deg sak nyet. Nek mboten dituruti, gulung-gulung. Gimana cobak Pak Yai.”
“Dia terlalu asik mainnya be’e, Mul.”
“Wah, ya menurut saya gak boleh gitu. Ibunya sudah susah-susah…”
Tiba-tiba terdengar suara adzan dari langgarnya Pak Yai.
“Mul, udah adzan. Ayo berangkat.”
“Ngapunten, saya nanti saja.”
“Kenapa nanti?”
“Kan gak harus sekarang pak Yai. Waktunya masih panjang.”
“Mul, menurutmu Adzan itu apa?”
“Panggilan sholat.”
“Yang dipanggil siapa?”
“Ya yang mau sholat”
“Jadi kamu gak mau sholat? Atau bukan yang termasuk yang dipanggil?
Kamu manggil2 anakmu, dia gak ngreken, kamu marah. Lha ini, dipanggil Gusti Alloh, 5x dalam sehari, gak ngreken, kira2 marah gak, Gusti Alloh? Kalo minta, berdoa sampek nangis-nangis, terus gak dikabulno, su’udzon.
Berarti kamu gak adil, Mul. Gak sopan itu namanya”
“Lha terus pripun Pak Yai?”
“Ya kalo ada adzan ya harus segera budhal. Lha wong dipanggil.”
“Nggih pun pak Yai, saya berangkat”

Delta Surya, Sidoarjo, 8 Mei 2015

Tidak ada komentar: